Soft Launching Taman Bacaan Masyarakat (TBM): TBM Kiseki No Ki Pelopori Gerakan Literasi di Desa Bandorasakulon Kuningan

149

Kuningan- Patriot Desa memfasilitasi pendirian Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kiseki No Ki di Desa Bandorasakulon sebagai awal gerakan literasi masyarakat, kegiatan soft launching berlangsung pada Selasa, (06/07).

Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Kemampuan Literasi bagi masyarakat sangatlah diperlukan agar dapat menciptakan kehidupan masyarakat yang inklusif. Kehadiran Taman Bacaan Masyarakat dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar mencerdaskan masyarakat sehingga menjadi masyarakat yang literat.

Ditengah PPKM Darurat, berdiri Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kiseki No Ki, meskipun dalam kondisi darurat tidak menjadi hambatan untuk terus berkarya. Dengan protokol kesehatan yang sangat ketat soft Launching ini dihadiri oleh Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Kuningan.

“Saya sebagai Patriot Desa Bandorasakulon  berharap dengan berdirinya Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kiseki No Ki dapat menjadi fasilitas membuka ruang interaksi inklusif bagi masyarakat desa bandorasakulon, lebih jauhnya hasan menambahkan keberadaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) ini dapat mendukung Peningkatan Indeks Ketahanan Sosial dalam bidang pendidikan bagi desa bandorasakulon dan memberi dampak gerakan literasi yang luas bagi masyarakat desa” kata Hasan saat ditemui tim redaksi, 06/07.

Selain itu, Imam Muh. Agung Fauzy, S.Pd,. Selaku Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Kuningan menyampaikan harapannya untuk gerakan literasi di desa bandorasakulon bisa lebih giat lagi guna menumbuhkembangkan gemar membaca sejak dini

“saya menyambut baik adanya gagasan pendirian Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kiseki No Ki yang ada di desa bandorasakulon dengan harapan gerakan literasi dan membaca di Kabupaten Kuningan terus meningkat terkhusus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa bandorasakulon tersendiri.

Selanjutnya, imam yang merupakan duta baca provinsi jawa barat juga menambahkan sinergi antara patriot desa dengan Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Kuningan semoga terjalin dengan baik agar spirit literasi ini dapat juga dilakukan di desa desa lainnya yang menjadi penempatan patriot desa di Kabupaten Kuningan” ucapnya.

Kemudian Nadiawan Zovizal Hizbullah sebagai pendiri TBM Kiseki No KI menyampaikan rasa syukurnya atas diresmikannya taman baca di Desa Bandorasakulon.

 “Alhamdulillah, saya mengucapkan terimakasih kepada Patriot Desa yang telah memfasilitasi pendirian TBM ini juga Kepada FTBM Kabupaten Kuningan yang telah mendukung atas pendirian TBM Ini, Taman Bacaan masyarakat (TBM) adalah tempat untuk belajar, berdiskusi, dan berlatih mengenai kecakapan hidup. Kiseki No KI sendiri memiliki arti “pohon keajaiban” sehingga keberadaan TBM ini semoga dapat membawa keajaiban bagi masyarakat sekitar sehingga kemampuan daya bacanya meningkat. Terakhir Zovi menambahkan bahwa kegiatan Taman Bacaan Masyarakat tidak lagi seputar upaya menumbuhkan minat baca tulis saja, tetapi memiliki makna yang lebih luas mencakup pemahaman yang baik terhadap berbagai aspek kehidupan, sehingga literasi tidak lagi dipahami hanya sebagai transformasi individu semata, tetapi juga transformasi sosial” pungkas Zovi.

Penulis: Hasan Munadi

Editor: Doni Resa (TS)

Dapatkan update terbaru dari kami

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.