Dipaksa Mundur dari Turnamen All england, Bulutangkis Indonesia Kecewa

31

Bandung, todaystory.media- Bulutangkis bagi Indonesia bukan hanya sebuah cabang olahrga yang dimainkan, namun bagi masyarakat Indonesia pertandingan bulutangkis merupakan sebuah kesatuan yang sulit dipisahkan.

Kerinduan terhadap pertandingan bulutangkis yang seyogyanya akan terobati dengan berbagai rangkaian pertandingan di turnamen All England, kini hanya menjadi sebuah luka yang menghasilkan sebuah kekecewaan.

Tim Indonesia yang sudah melakukan pertandingan babak pertama dan berhasil lolos ke babak kedua, terpaksa harus mundur dari perhelatan turnamen All England.

Hal ini disebabkan oleh keberadaan tim bulutangkis Indonesia yang kebetulan menggunakan pesawat yang sama dengan penumpang yang terdeteksi positif Covid-19.

Seperti yang dilansir dari tempo.co, Tim Indonesia dipaksa mundur dari Yonex All England 2021 & tidak dapat melanjutkan pertandingan, karena saat terbang dari Istanbul ke Birmingham, Sabtu (13/3), terdapat penumpang positif Covid-19. Kami tidak diberi tahu siapa, berapa orang, dan dari mana asal orang yang positif tersebut.

Selain itu alasan otoritas pemerintah Inggris tentang protokol kesehatan, memberlakukan aturan bahwa ketika ada dalam satu pesawat terdeteksi Covid-19 harus melakukan isolasi mandiri selama 10 hari.

“Sesuai dengan regulasi pemerintah Inggris, jika berada pada satu pesawat yang sama dengan yang positif Covid-19, harus isolasi diri 10 hari. Sehingga, tim Indonesia dipaksa mundur dan isolasi sampai 23 Maret di Birmingham, terhitung 10 hari sejak kedatangan ke Birmingham, Sabtu (13 Maret) lalu.” Dilansir dari tempo.co

Dengan aturan yang tertuang tim bulutangkis Indonesia, terpaksa harus menerima kenyataan yang pahit dengan tidak ikut serta dalam lanjutan turnamen all england 2021.

Setelah ada pemeberitahuan tersebut, beberapa pemain bulutangkis Indonesia meluapkan kekesalan dan kekecewaan nya dalam unggahan akun media sosial pribadinya, seperti fajar alfian mengungkapkan kekecewaan dengan menyertakan logo BWF.

Reporter : Gie

Dapatkan update terbaru dari kami

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.